Ibnu Muljam Orang Paling Celaka di Umat Rasulullah Saw

  • Whatsapp

MUSLIM MENJAWAB – Salah satu peristiwa bersejarah yang membuat umat Islam berduka di bulan Ramadhan ialah syahidnya Imam Ali bin Abi Thalib as. Tepatnya pada 21 Ramadhan 40 H umat Islam kehilangan pribadi termulia setelah Rasulullah Saw akibat tebasan pedang beracun yang terhunus pada kepala Imam Ali as oleh Abdurrahman bin Muljam di Masjid Kufah.

Ibnu Muljam termasuk dari kalangan kaum khawarij yang memerangi Imam Ali as di Nahrawan. Pada salah satu referensi Islam disebutkan bahwa ibnu Muljam diakui sebagai sahabat Nabi Saw sebagaimana yang telah kami sebutkan pada seri sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan kali ini kami akan bawakan sebuah riwayat yang terekam dalam kitab Kanzul Ummal milik ‘Alauddin Al-Muttaqi. Riwayat tersebut dari Imam Ali as dimana Rasulullah Saw menceritakan padanya sosok yang membunuhnya adalah orang yang paling celaka di umat ini.

Dari Ali ia berkata: telah mengabarkan kepadaku As-Shadiqul Mashduq (Rasulullah) Saw bahwasannya aku tidak akan meninggal sampai aku terpukul di bagian ini  -ia menunjuk sebelah kiri bagian depan kepalanya- kemudian darah bercucuran dan membasahi janggut, lalu Rasulullah Saw berkata padaku: Yang membunuhmu adalah orang yang paling celaka di umat ini, sebagaimana orang paling celaka dari kaum Tsamud yang membunuh unta nabi Shaleh.

Kanzul Ummal Juz 13 Hal. 192 Cet. Muassasah Ar-Risalah

Riwayat diatas dengan teks yang sama, juga tercantum di kitab Tarikh Ad-Dimasyq milik ibnu Asakir yang menunjukkan Ibnu Muljam sosok yang membunuh imam Ali as sebagai orang yang paling celaka.

Tarikh Madinati Dimasyq Juz 42 Hal. 543 Cet. Dar Al-Fikr

Pada pembahasan sebelumnya dikatakan bahwa Ibnu Muljam termasuk dari kalangan sahabat, dan ada sebagian orang berkeyakinan bahwa seluruh sahabat adil dan ahli surga. Berdasarkan keyakinan konsep tersebut melazimkan Ibnu Muljam sebagai orang yang adil dan ahli surga. Namun berdasarkan riwayat di atas Rasulullah Saw mencap Ibnu Muljam sebagai orang yang paling celaka. Pertanyaannya, mungkinkah seorang yang di cap sebagai orang yang paling celaka dikatakan orang yang adil dan ahli surga? Para pembaca yang Budiman tentu bisa menjawab dan menilai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.