Rafidhah Bukan Istilah Syar’i Tetapi Istilah Politik Penguasa (4)

rafidhah

MUSLIMMENJAWAB.COM – Seperti yang telah dibahas pada seri-seri yang lalu bahwa istilah rafidhah secara bahasa sebenarnya tidak memiliki nilai yang negatif maupun positif. Semua itu bergantung pada subjek atau objeknya.

Beda halnya dari segi istilah, bisa jadi penyebutan tersebut dibumbui dengan unsur pemojokan dan pengucilan terhadap sebuah kelompok atau bahkan sebaliknya.

Read More

Dapat kita lihat dalam rekaman sejarah kaum muslimin sepeninggal Nabi Muhammad Saw, lebih tepatnya pada masa pemerintahan di tangan Imam Ali As. Terjadi pertikaian yang berkepanjangan antara beliau dengan Muawiyah yang kemudian dikenal dengan perang Shiffin.

Sejarah mencatat bahwa sejak saat itu para pengikut Imam Ali As dijuluki dengan Rafidhah oleh Muawiyah sebab menentang pemerintahannya, seperti yang termaktub dalam penggalan suratnya kepada Amr bin Ash:

أما بعد! فقد كان من أمرعثمان بن عفان ما علمت، و أن علي بن أبي طالب قد اجتمع إليه رافضة أهل الحجاز و أهل اليمن و البصرة والكوفة…

Perihal perkara Utsman bin Affan seperti yang kau telah ketahui dan adapun Ali bin Abi Thalib, telah berkumpul ke sisinya rafidhah (pembangkang) dari penduduk Hijaz, Yaman, Bashrah dan Kufah.[1]

Setelah peristiwa itu penyebutan tersebut menjadi tersebar, terlebih karena pengaruh dari pemerintahan muawiyah yang berkuasa pada masa itu. Sebutan itu seringkali digunakan untuk mencemooh dan menyudutkan para pengikut Imam Ali As serta keturunannya (Syiah).

Seperti yang dijelaskan oleh salah seorang pengikut Imam Muhammad al-Baqir As, mengenai perlakuan yang mereka terima akibat dari sebutan rafidhah.

عَنْ أَبِي بَصِيرٍ قَالَ: قُلْتُ لِأَبِي جَعْفَرٍ ع جُعِلْتُ فِدَاكَ اسْمٌ سُمِّينَا بِهِ اسْتَحَلَّتْ بِهِ الْوُلَاةُ دِمَاءَنَا وَ أَمْوَالَنَا وَ عَذَابَنَا قَالَ وَ مَا هُوَ قَالَ الرَّافِضَةُ فَقَالَ أَبُو جَعْفَرٍ ع إِنَّ سَبْعِينَ رَجُلًا مِنْ عَسْكَرِ فِرْعَوْنَ رَفَضُوا فِرْعَوْنَ فَأَتَوْا مُوسَى ع فَلَمْ يَكُنْ فِي قَوْمِ مُوسَى ع أَحَدٌ أَشَدُّ اجْتِهَاداً وَ لَا أَشَدُّ حُبّاً لِهَارُونَ مِنْهُمْ فَسَمَّاهُمْ قَوْمُ مُوسَى الرَّافِضَةَ…

Dari Abu Bashir berkata: “Aku berkata pada Abu Ja’far As diriku sebagai tebusanmu. ‘Sebuah nama yang mana kami dinamai dengan itu dan penguasa menghalalkan darah dan harta kami serta menyiksa kami.’” Ia (Imam) berkata: “Nama apa itu?” ia berkata: “Rafidhah,” Abu Ja’far berkata: “Sungguh tujuh puluh orang dari pasukan Fir’aun telah menentang/meninggalkan Fir’aun kemudian datang kepada Musa As dan tidak ada satupun dari pengikut Musa As yang paling keras usahanya dan paling besar cintanya terhadap Harun daripada mereka, maka ia menamai mereka dengan kaum Musa yang Rafidhah…[2]

Dari sisi lain lain Imam menjelaskan bahwa sebutan rafidhah juga memiliki sisi positif yaitu ketika objek yang ditinggalkan, ditentang atau ditolak adalah sosok yang zalim. Sebagaimana yang beliau jelaskan pada riwayat tersebut.

Dari sini dapat kita ambil kesimpulan bahwa istilah rafidhah pada awalnya tidak memiliki muatan yang negatif maupun positif, namun ketika hal itu digunakan oleh penguasa terhadap kelompok yang berbeda pandangan dengannya, tak lain maksudnya adalah menyudutkan dan mengucilkannya, seperti yang telah dilakukan oleh Muawiyah terhadap para pengikut Imam Ali As, atau para penguasa setelahnya terhadap para pengikut Ahlul Bait (Syiah).


[1] Kitab al-Futuh, jil: 2, hal: 510, Darul Adhwa.

[2] Al-Mahasin, jil: 1, hal: 257, Al-Majma al-Alami Li Ahlil Bait.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 comments

  1. of course like your website however you need to check the spelling on quite a few of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I find it very bothersome to tell the truth on the other hand I will certainly come back again.

  2. Крупный учебный и научно-исследовательский центр Республики Беларусь. Высшее образование в сфере гуманитарных и естественных наук на 12 факультетах по 35 специальностям первой ступени образования и 22 специальностям второй, 69 специализациям.

  3. An impressive share! I have just forwarded this onto a friend who was doing a little research on this. And he in fact bought me breakfast simply because I discovered it for him… lol. So let me reword this…. Thank YOU for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to discuss this matter here on your web site.

  4. Hmm it seems like your website ate my first comment (it was extremely long) so I guess I’ll just sum it up what I had written and say, I’m thoroughly enjoying your blog. I as well am an aspiring blog blogger but I’m still new to the whole thing. Do you have any tips and hints for first-time blog writers? I’d genuinely appreciate it.