Makna Positif Rafidhah dari Lisan Imam Ja’far Shodiq As

  • Whatsapp

MUSLIMMENJAWAB.COM – Sebagaimana yang telah di singgung bahwa Secara bahasa kata Rafidhah atau Rafidhi berasal dari kata رفض yang bermakna menolak atau meninggalkan, ketika dikatakan رفضتُ الشـيء أي تركته = saya menolak sesuatu maksudnya saya meninggalkannya.

Juga telah disinggung bahwa Kata Rafidhah bukanlah berasal dari istilah syar’i baik dari Al-Quran ataupun riwayat, tetapi kata ini merupakan istilah politik penguasa di zaman itu yang ditujukan kepada kelompok orang yang menentang dan tidak mengikuti penguasa. Dengan kata lain, Bani Umayyah menyematkan kata ini guna mendiskriditkan Para Syiah yang menolak keabsahan kepenguasaannya.

Bacaan Lainnya

jadi, kata dan istilah Rafidhah ini (penolakan dan peninggalan) sebetulnya adalah kata yang netral. Bisa jadi baik atau buruk. Tergantung pada banyak hal, termasuk apa atau siapa yang menolak dan yang ditolak, kapan, dimana, bagaimana dan kenapa.

Oleh karena itu, Imam Ja’far Shodiq as (Imam Syiah – sosok yang taqwa dan ilmunya membuat kagum Imam Abu Hanifah Imam dan Malik bin Anas) menggunakan kata Rafidhah ini dengan konotasi postif. Suatu saat, salah satu pengikut Syiah mengadu kepada Imam Ja’far Shodiq as terkait penamaan yang mendiskriditkan ini. lalu, imam Ja’far Shodiq justru merespon dengan memuji panggilan Rafidhah itu. dalam konteks  Rafidhah (penolakan dan peninggalkan) terhadap penguasa yang batil. Dan Imam Jafar Shodiq mencontohkan Bani Israil yang juga disebut sebagai Rafidhah karena meninggalkan atau menolak Firaun.

Seikh Shaduq menukuil sebuah riwayat dari Imam Ja’far Shodiq as. dalam kitabnya Fadhailu as-Syiah,  hal 21 :

والله ما هم سموكم ولكن الله سماكم به أما علمت يا أبا محمد أن سبعين رجلا من بني إسرائيل رفضوا فرعون وقومه لما استبان لهم ضلالهم فلحقوا بموسى ( عليه السلام ) لما استبان لهم هداه فسموا في عسكر موسى الرافضة لأنهم رفضوا فرعون

“Demi Allah! Bukan Mereka yang memberikan penamaan ini kepada kalian. Melainkan Allah Swt yang memberikan penamaan ini kepada kalian. Apakah kamu tidak mengetahui  bahwa 70 orang dari Bani Israil, setelah melihat kesesatan Firaun, memilih untuk meninggalkan Firaun dan bergabung kepada Nabi Musa. Dan mereka ini dinamakan Rafidhah karena menolak atau meninggalkan Firaun”

Jadi, imam Jafar Shodiq ingin menegaskan bahwa penamaan Rafidhah tidaklah bermakna negatif sebagaimana yang diusung oleh penguasan untuk mendiskriditkan Syiah. Sebaliknya, karena latar belakang penamaan Rafidhah bagi para Syiah itu dilatarbelakangi oleh tindakah yang terpuji (dalam hal ini menolak penguasa zalim), maka imam Shodiq mengkonotasikan positif. Sebagaimana Bani Israil yang disebut Rafidhah karena menolak dan meninggalkan Firaun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.