Muslim Menjawab – Sebenarnya isu Abdullah bin Saba sebagai pendiri Syiah telah terbantahkan oleh banyak riwayat yang menyatakan bahwa Syiah sudah ada semenjak awal khulafa bahkan pada masa Rosulullah SAW hidup. Contohnnya seperti “Istilah Syiah Ali yang disebutkan Rosulullah SAW,’ “para sahabat Nabi yang Syiah” dan berbagai riwayat lainnya. Untuk lebih jelasnya silahkan rujuk kembali tulisan-tulisan pada website ini.
Pada pembahasan sebelumnya banyak dari para ulama dan pemikir Islam baik dari Syiah maupun Sunni mengenai kejanggalan sosok Abdullah bin Saba dalam sejarah. Untuk itu jika pembaca ingin mengetahuinya lebih dalam, dapat merujuk kembali pada tulisan sebelumnya.
Berikut ini penulis akan menambahkan satu pandangan seorang doktor Ahlussunah dari Mesir yaitu Doktor Muhammad Hasan Kamil Husain. Ia adalah seorang ‘alim, dokter sekaligus filusuf Mesir tersohor. Ia berkata dalam kitabnya:
قصة ابن سبأ في مصر وانه بث آراء التشيع، هي اقرب الي الخرافات
“Kisah Abdullah bin Saba di Mesir, yang merupakan pendiri Syiah adalah lebih dekat kepada khurafat/takhayul.”
Dengan banyaknya penolakan terhadap sosok Abdullah bin Saba dari berbagai sisi, – entah itu sosoknya yang tidak diakui atau diakui namun banyak celaan terhadapnya- membukitkan bahwa ia bukanlah sosok pendiri mazhab Syiah. Karena Syiah sudah lahir jauh sebelum kisah Bin Saba sebagaimana penjelasan pada awal-awal tulisan website ini.









