Rosulullah Bolehkan Mut’ah, Khalifah Umar Melarangnya

  • Whatsapp

Muslimmenjawab.com – Semua ulama sepakat bahwa sanad nikah mut’ah terdapat dalam al-Quran surat An-nisa: 24 dan hukumnya berjalan pada masa Rosulullah Saw juga pada awal-awal kekhalifahan. Namun, pasca wafat Rosulullah Saw Khalifah Umar melarang dan mengharamkan nikah mut’ah. Persolan ini pun menjadi perselisihan di antara umat muslim khususnya Sunni dan Syiah. Syiah meyakini bahwa selain Allah Swt dan utusan-Nya tidak ada orang yang berhak mengubah hukum syariat.

Sanad-sanad pengharaman Mut’ah oleh Khalifah Umar

Bacaan Lainnya

Malik bin Anas meriwayatkan dari Nafi’ dan menukil dari Putra Umar berkata: Khalifah Umar berkata: Dua mut’ah ada pada zaman Rasulullah saw, akulah yang melarang keduanya dan memberikan sangsi atas keduanya: mutah haji dan nikah mutah.

Hadis ini tercantum dalam kitab At-Tamhid fil Muwatto’ Minal Ma’ani Wal Asanid, Jil. 10 Hal. 113 karya Ibnu Abdil Barr (Wafat: 463 H) ulama Ahlussunnah terkenal, ahli hadits, ahli fikih, ahli genealogi dan sejarah dari mazhab Maliki.

Imam Bukhari juga memandang bahwa riwayat ini paling shahih sanadnya.

Al-Qalqashandi (w. 821 H) seorang ensiklopedis, ulama Syafi’i, dan ahli matematika Mesir dalam kitabnya Maritsul anafah fi ma’alimil khilafah Jil. 3 Hal. 338 berkata: Ia adalah orang pertama yang mengharamkan nikah mut’ah. Nikah mutah adalah akad dengan perempuan sampai degan waktu yang ditentukan. Sebelum itu (pengharaman), nikah mut’ah hukumnya mubah.

Ibnu Hazm (w. 456 H) dalam Al-Mahalla Jil. 5 Hal. 97 cetakan Darul Fikr Beirut dan Imam as-Sarakhsi (w. 483 H) dalam Kitab Al-Mabsuth  Jil. 4, Hal. 27 cetakan Darul Marifah, Beirut berkata: Umar bin Khattab berkata, dua mut’ah yang dulu ada pada masa Rosulullah Saw halal, kini aku haramkan yaitu mut’ah nikah dan mut’ah haji. Aku akan menghukum orang yang melakukannya.

.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib Ra. dalam Tafsir Thabari Jil. 6 Hal. 588 karya Abu Jafar At-Thabari (w. 310 H)  berkata: Andai bukan karena Umar melarang manusia melakukan nikah mut’ah pastilah tidak akan berzina kecuali orang yang celaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 Komentar