Shahih Bukhari dan Mut’ah (Bagian 2)

bukhari mut'ah

MUSLIMMENJAWAB.COM – Shahih Bukhari merupakan salah satu kitab hadis yang paling menonjol di kalangan madzhab Ahlu Sunnah wal Jama’ah. Keutamaan tersebut tak jauh dari keuletan penyusunnya, Imam al-Hafidz Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari (194 – 256 H) dalam memilah hadis-hadis Shahih. Kali ini kita akan melihat redaksi nikah mut’ah yang tertera dalam kitab tersebut.

Perubahan redaksi riwayat dari Abdullah bin Mas’ud terkait nikah mut’ah

Read More

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ قَيْسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: ” كُنَّا نَغْزُو مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَيْسَ مَعَنَا نِسَاءٌ، فَقُلْنَا: أَلاَ نَخْتَصِي؟ فَنَهَانَا عَنْ ذَلِكَ، فَرَخَّصَ لَنَا بَعْدَ ذَلِكَ أَنْ نَتَزَوَّجَ المَرْأَةَ بِالثَّوْبِ ” ثُمَّ قَرَأَ: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ} المائدة: 87

4615 – Telah bercerita kepada kami Amr bin Aun, telah bercerita kepada kami Khalid dari Ismail dari Qais dari Abdullah (bin Mas’ud), berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian.” Kemudian ia membaca: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.” (QS: al-Maidah: 87)

(Al-Jami al-Shahih al-Mukhtashar, Muhammad bin Ismail al-Bukhari, jil: 4, hal: 224, no: 4615, Dar Ibnu Katsir, Beirut, 1407 H / 1987 M)

Riwayat diatas sejak lama telah banyak dinukil dalam kiab-kitab lain, namun sedikit berbeda dengan redaksi diatas dimana hal ini menunjukkan adanya perubahan dalam redaksi kitab bukhari dari waktu ke waktu.

Beberapa bukti yang menunjukkan adanya penggalan yang hilang dari riwayat di atas

  • Muhammad bin Futuh al-Humaydi (420 – 488 H)

 Al-Humaydi dalam kitabnya Al-Jamʻ bayna al-Shahihayn mencatat riwayat dari Abdullah bin Mas’ud -yang dinukil Shahih Bukhari dan Shahih Muslim- dengan adanya perbedaan, dimana dalam penukilannya terdapat penggalan “إِلَى أجلٍ” yang berarti “hingga masa tertentu”.

الثَّالِث وَالثَّلَاثُونَ: عَن قيس عَنهُ قَالَ: كُنَّا نغزو مَعَ النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم لَيْسَ مَعنا نساءٌ، فَقُلْنَا: أَلا نستخصي؟ فنهانا عَن ذَلِك، ثمَّ رخص لنا أَن ننكح الْمَرْأَة بِالثَّوْبِ إِلَى أجلٍ، ثمَّ قَرَأَ عبد الله: {يَا أَيهَا الَّذين آمنُوا لَا تحرموا طَيّبَات مَا أحل الله لكم} الْآيَة

257 – Ke-33: Dari Qais darinya (Abdullahbin Mas’ud), berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu. Kemudian Abdullah membaca: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.” (QS: al-Maidah: 87)

(Al-Jamʻ bayna al-Shahihayn, jil: 1, hal: 222, Dar Ibnu Hazm, Beirut, 1423 H / 2002 M)
  • Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Ibnu Qayyim dalam dua kitabnya; Ighatsatul Lahfan dan Zad al-Maad, menukil riwayat di atas dimana penggalan إِلَى أجلٍ yang berarti “hingga masa tertentu” juga tercantum.

الثالث: أن نكاح المتعة مختلف فيه بين الصحابة، فأباحه ابن عباس، وإن قيل: إنه رجع عنه، وأباحه عبد الله بن مسعود. ففى “الصحيحين” عنه قال: “كُنَّا نَغْزُو مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى اللهُ تعالى عليه وآله وسلم، وَلَيْسَ لَنَا نِسَاءٌ، فَقُلْنَا: أَلا نَخْتَصِى؟ فَنَهانَا عَنْ ذلِكَ، ثُمَّ رَخّصَ لَنَا أَنْ نَنْكِحَ المَرْأَةَ بِالثّوْبِ إِلى أَجَلٍ“. ثم قرأ عبد الله: {يَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُحَرِّمُوا طيِّبَاتِ ما أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ} [المائدة: 87] . وَفتْوَى ابن عباس بها مشهورة.

Ketiga: Bahwa nikah mut’ah, para sahabat berikhtilaf dalam hal tersebut, dan Ibnu Abbas membolehkannya, dan jika disebutkan bahwa dia (Ibnu Abbas) telah menarik kembali penghalalannya, maka Abdullah bin Mas’ud membolehkannya. Dalam “As-Shahihayn” darinya (Ibnu Mas’ud), berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu.” Kemudian Abdullah membaca: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.” (QS: al-Maidah: 87) dan fatwa Ibnu Abbas terkait mut’ah adalah masyhur.

(Ighatsatul Lahfan, jil: 1, hal: 295, Maktabah al-Ma’arif, Riyadh)

Dan dalam kitab Zad al-Maad, ia menuliskan:

وَظَاهِرُ كَلَامِ ابْنِ مَسْعُودٍ إِبَاحَتُهَا، فَإِنَّ فِي ” الصَّحِيحَيْنِ ” عَنْهُ: كُنَّا نَغْزُو مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَيْسَ مَعَنَا نِسَاءٌ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نَسْتَخْصِي؟ فَنَهَانَا عَنْ ذَلِكَ، ثُمَّ رَخَّصَ لَنَا بَعْدَ أَنْ نَنْكِحَ الْمَرْأَةَ بِالثَّوْبِ إِلَى أَجَلٍ، ثُمَّ قَرَأَ عبد الله {يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ}. ولكن في ” الصَّحِيحَيْنِ ” عن علي رضي الله عنه، أن رسول الله (ص) حرّم متعة النساء

Dan dzahirnya ucapan Ibnu Mas’ud adalah pembolehannya (mut’ah), sebab dalam “As-Shahihayn” darinya (Ibnu Mas’ud), berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu.” Kemudian Abdullah membaca: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” Namun dalam “As-Shahihayn” dari Ali RA bahwa Rasulullah SAW telah mengharamkan mut’ah perempuan.

(Zad al-Maad, jil: 5, hal: 102, 1407 H / 1986 M)
  • Abu Bakr al- Baihaqi

Dalam kitab as-Sunan al-Kubra ia menuliskan:

أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ اللهِ الْحَافِظُ، أنبأ أَبُو عَمْرِو بْنُ السَّمَّاكِ، ثنا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ، أنبأ مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ، وَأَخْبَرَنَا أَبُو عُثْمَانَ سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدَانَ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا أَبُو عَبْدِ اللهِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ الْحَافِظُ , ثنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، ثنا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَا: ثنا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ قَيْسٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: كُنَّا نَغْزُو مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَيْسَ مَعَنَا نِسَاءٌ , فَقُلْنَا: أَلَا نَخْتَصِي؟ ” فَنَهَانَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ , وَرَخَّصَ لَنَا أَنْ نَنْكِحَ الْمَرْأَةَ بِالثَّوْبِ إِلَى أَجَلٍ “.

 لَفْظُ حَدِيثِ أَبِي عُثْمَانَ، [ص:326] وَفِي حَدِيثِ أَبِي عَبْدِ اللهِ ” ثُمَّ رَخَّصَ لَنَا فِي أَنْ نَتَزَوَّجَ الْمَرْأَةَ بِالثَّوْبِ إِلَى أَجَلٍ , ثُمَّ قَرَأَ عَبْدُ اللهِ: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ} [المائدة: 87] الْآيَةَ.

 أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ , وَمُسْلِمٌ فِي الصَّحِيحِ، مِنْ أَوْجُهٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ.

Telah mengabarkan pada kami Abu Abdillah al-Hafidz, telah mengabarkan Abu Amr bin as-Sammak, telah bercerita pada kami Yahya bin Abi Thalib, telah mengabarkan Muhammad bin Ubaid, dan telah mengabarkan pada kami Abu Utsman Said bin Muhammad bin Muhammad bin Abdan an-Naisaburi, telah bercerita pada kami Abu Abdillah Muhammad bin Ya’qub al-Hafidz, telah bercerita pada kami Ibrahim bin Abdillah, telah bercerita pada kami Yazid bin Harun dan Muhammad bin Ubaid, mereka berkata: “Telah mengabarkan pada kami Ismail dari Qais dari Abdullah bin Mas’ud RA, berkata: ‘Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu.’”

Lafadz hadis Abi Utsman (hal: 326) dan dalam hadis Abu Abdillah “Kemudian beliau mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu. Kemudian Abdullah membaca: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.} [QS: al-Maidah: 87].

Bukhari dan Muslim telah menerbitkannya (riwayat diatas) dari jalur Ismail bin Abi Khalid.

(Sunan al-Baihaqi al-Kubra, jil: 7, hal: 325-326, no: 14141, Dar al-Kutub al-Ilmiyah, Beirut)
  •  Ibnu Katsir

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menukil riwayat diatas dengan mencantumkan penggalan “إِلَى أجلٍ” yang berarti “hingga masa tertentu”, sebagai berikut:

وَقَالَ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَوَكِيعٌ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: كُنَّا نَغْزُو مع النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَيْسَ مَعَنَا نِسَاءٌ، فَقُلْنَا: أَلَّا نَسْتَخْصِي؟ فَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ، وَرَخَّصَ لَنَا أَنْ نَنْكِحَ الْمَرْأَةَ بِالثَّوْبِ إِلَى أَجَلٍ، ثُمَّ قَرَأَ عَبْدِ اللَّهِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّباتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ الآية، أَخْرَجَاهُ مِنْ حَدِيثِ إِسْمَاعِيلَ، وهذا كان قبل تحريم نكاح المتعه، والله أعلم

Dan berkata Sufyan at-Tsauri dan Waki’ dari Ismail bin Abi Khalid dari Qais bin Abi Hazim dari Abdullah bin Mas’ud, berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu. Kemudian Abdullah membaca: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu,” (QS: al-Maidah: 87). Mereka memuat riwayat ini dari hadis Ismail, dan ini pada masa sebelum pengharaman mut’ah, Wallahu A’lam.

(Tafsir Ibnu Katsir, jil; 3, hal: 153, Dar al-Kutub al-Ilmiyah, Beirut)
  • Az-zaila’i al-Hanafi

Dalam kitabnya ia menuturkan:

وَقَالَ الْحَازِمِيُّ فِي “كِتَابِهِ”: وَقَدْ كَانَتْ الْمُتْعَةُ مُبَاحَةً مَشْرُوعَةً فِي صَدْرِ الْإِسْلَامِ، وَإِنَّمَا أَبَاحَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلسَّبَبِ الَّذِي ذَكَرَهُ ابْنُ مَسْعُودٍ، كَمَا أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ، وَمُسْلِمٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ، قَالَ: سَمِعْت عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ: كُنَّا نغزوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَنَا نِسَاءٌ، فَقُلْنَا: أَلَا نَسْتَخْصِي، فَنَهَانَا عَنْ ذَلِكَ، ثُمَّ رَخَّصَ لَنَا أَنْ نَنْكِحَ الْمَرْأَةَ بِالثَّوْبِ، إلَى أَجَلٍ، ثُمَّ قَرَأَ عَبْدُ الله {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ} ، انْتَهَى

Dan Berkata al-Hazimi dalam kitabnya: “Mut’ah itu diperbolehkan secara syar’i pada awal mula Islam, dan sesungguhnya Nabi SAW telah menghalalkannya karena sebab yang telah disebutkan oleh Ibnu Mas’ud, sebagaimana Bukhari dan Muslim telah memuatnya dari Qais bin Abi Hazim, berkata: ‘Aku mendengar Abdullah bin Mas’ud berkata: ‘Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu. Kemudian Abdullah membaca: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.}, selesai.

(Nashb ar-Rayah Lil Ahadits al-Hidayah, jil: 3, hal: 180-181, Dar al-Hadis, Mesir)
  • Jalaluddin as-Suyuthi (849 – 911 H)

Jalaluddin mencatat dalam kitabnya:

وَأخرج َابْن أبي شيبَة و البُخَارِيّ وَمُسلم وَالنَّسَائِيّ وَابْن أبي حَاتِم وَابْن حبَان وَأَبُو الشَّيْخ وَابْن مرْدَوَيْه وَالْبَيْهَقِيّ فِي سنَنه عَن ابْن مَسْعُود قَالَ كُنَّا نغزو مَعَ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم وَلَيْسَ مَعنا نسَاء فَقُلْنَا أَلا نستخصي فنهانا رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم عَن ذَلِك وَرخّص لنا أَن ننكح الْمَرْأَة بِالثَّوْبِ إِلَى أجل ثمَّ قَرَأَ عبد الله: يَا أَيهَا الَّذين آمنُوا لَا تحرموا طَيّبَات مَا أحل الله لكم وَلَا تَعْتَدوا إِن الله لَا يحب الْمُعْتَدِينَ

Dan telah dimuat oleh Ibnu Abi Syaibah, Bukhari, Muslim, an-Nasa’i, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Habban, Abu as-Syekh, Ibnu al-Marduwaih dan al-Baihaqi (dalam Sunannya), dari Ibnu Mas’ud, berkata: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu. Kemudian Abdullah membaca: {Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu.}

(Ad-Durr al-manshur Fit Tafsir Bil Ma’tsur, jil: 5, hal: 421)
  • Syahabuddin Ahmad bin Ali

Ia juga menukil periwayatannya berdasarkan Bukhari dan Muslim dalam kitabnya:

ويؤيده ما أخرجه الشيخان في الصحيحين عن ابن مسعود كنا نغزو وليس لنا نساء فرخص لنا أن ننكح المرأة بالثوب إلى أجل. الحديث

Dan menegaskan hal itu (mengacu pada apa yang dijelaskan sebelumnya pada kitabnya), apa yang telah dimuat oleh Syekhan (dua syekh) dalam dua Shahih (Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud: “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami, beliau mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu.Al-hadis.

(Al-Ujab Fi Bayanil Asbab, jil: 2, hal: 858, Dar Ibnul Jauzi, 1418 H / 1997 M)
  • Syamsuddin az-Zarkesyi

Begitu pula dengan az-Zarkesyi mencatat dalm kitabnya:

2562- وعن ابن مسعود رضي الله عنه قال : كنا نغزو مع النبي ليس معنا نساء ، فقلنا : ألا نستخصي ؟ فنهانا عن ذلك ثم رخص لنا بعد أن ننكح المرأة بالثوب إلى أجل ، ثم قرأ عبد الله : «يا أيها الذين آمنوا لا تحرموا طيبات ما أحل الله لكم» الآية ، متفق عليه

Dan dari Ibnu Mas’ud RA:  “Kami sedang berperang bersama Nabi SAW dan tidak ada perempuan bersama kami. Kami berkata: ‘Tidak haruskah kami berkebiri?’ Beliau melarang kami dari hal tersebut dan setelah itu mengijinkan kami untuk menikahi perempuan dengan pakaian hingga masa tertentu.” Kemudian Abdullah membaca: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kepadamu,” (QS: al-Maidah: 87) telah disepakati (oleh semua) atas hal ini.

(Syarh az-Zarkesyi, jil: 5, hal: 226-227, Maktabah al-Abikan, 1413 H /1993 M)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

100 comments

  1. Pertama sudah dihapus kedua sudah diharamkan jika ada pendapat membolehkan ketika terjadi peperangan berkecamuk. Jangan menyesatkan umat dengan zinah

  2. I was very happy to find this web site. I want to to thank you for your time due to this wonderful read!! I definitely savored every bit of it and I have you book-marked to check out new stuff on your blog.

  3. Thank you, I have recently been looking for information about this subject for a while and yours is the best I’ve came upon so far. But, what concerning the bottom line? Are you positive concerning the source?

  4. This web site is really a walk-through for all of the info you wanted about this and didn’t know who to ask. Glimpse here, and you’ll definitely discover it.

  5. Having read this I thought it was very informative. I appreciate you taking the time and effort to put this article together. I once again find myself spending way to much time both reading and commenting. But so what, it was still worth it!

  6. After examine just a few of the blog posts in your web site now, and I actually like your manner of blogging. I bookmarked it to my bookmark web site list and will likely be checking again soon. Pls check out my web page as well and let me know what you think.

  7. This web site can be a stroll-by means of for all the info you wanted about this and didn’t know who to ask. Glimpse right here, and also you’ll undoubtedly uncover it.

  8. I’m not sure exactly why but this web site is loading extremely slow for me. Is anyone else having this issue or is it a issue on my end? I’ll check back later on and see if the problem still exists.

  9. Great write-up, I’m regular visitor of one’s blog, maintain up the excellent operate, and It’s going to be a regular visitor for a lengthy time.

  10. This is the appropriate weblog for anybody who wants to seek out out about this topic. You notice so much its nearly laborious to argue with you (not that I truly would want…HaHa). You definitely put a new spin on a subject thats been written about for years. Nice stuff, simply nice!

  11. Hi there very nice blog!! Guy .. Excellent .. Wonderful .. I’ll bookmark your website and take the feeds additionally…I’m happy to search out so many helpful info right here in the put up, we need develop extra strategies on this regard, thanks for sharing.

  12. This web page can be a stroll-via for all the data you wanted about this and didn’t know who to ask. Glimpse right here, and also you’ll undoubtedly discover it.

  13. Wonderful web site. Lots of useful information here. I’m sending it to a few pals ans also sharing in delicious. And of course, thank you for your effort!

  14. What Is Sugar Defender? Sugar Defender is a new blood sugar-balancing formula that has been formulated using eight clinically proven ingredients that work together to balance sugar levels.

  15. I must show my love for your kind-heartedness in support of those people that actually need help on that study. Your personal dedication to passing the solution up and down came to be rather functional and have really permitted workers much like me to get to their ambitions. The invaluable guide means so much a person like me and a whole lot more to my fellow workers. Best wishes; from all of us.

  16. Wow! Thank you! I constantly needed to write on my website something like that. Can I include a part of your post to my website?

  17. Thank you for some other great article. The place else may anybody get that type of info in such an ideal way of writing? I have a presentation subsequent week, and I’m at the search for such information.

  18. Howdy! Someone in my Facebook group shared this site with us so I came to check it out. I’m definitely enjoying the information. I’m book-marking and will be tweeting this to my followers! Excellent blog and brilliant design.

  19. It’s very straightforward to find out any topic on net as compared to books, as I found this article at this website.

  20. fantastic put up, very informative. I ponder why the other specialists of this sector don’t realize this. You must continue your writing. I am sure, you’ve a huge readers’ base already!

  21. Awesome website you have here but I was curious about if you knew of any user discussion forums that cover the same topics talked about in this article? I’d really love to be a part of group where I can get responses from other knowledgeable individuals that share the same interest. If you have any recommendations, please let me know. Appreciate it!

  22. Great write-up, I¦m normal visitor of one¦s site, maintain up the nice operate, and It is going to be a regular visitor for a lengthy time.

  23. An interesting discussion is worth comment. I think that you should write more on this topic, it might not be a taboo subject but generally people are not enough to speak on such topics. To the next. Cheers

  24. Thank you for another informative blog. Where else could I get that kind of info written in such a perfect way? I have a project that I’m just now working on, and I have been on the look out for such information.

  25. What Is Sugar Defender? Sugar Defender is a meticulously crafted natural health supplement aimed at helping individuals maintain balanced blood sugar levels. Developed by Jeffrey Mitchell, this liquid formula contains 24 scientifically backed ingredients meticulously chosen to target the root causes of blood sugar imbalances.

  26. What is Lottery Defeater Software? Lottery Defeater Software is a plug-and-play Lottery Winning Software that is fully automated. Kenneth created the Lottery Defeater software. Every time someone plays the lottery, it increases their odds of winning by around 98.

  27. F*ckin’ awesome issues here. I am very happy to look your article. Thank you a lot and i am taking a look ahead to touch you. Will you please drop me a mail?

  28. What is Tea Burn? Tea Burn is a new market-leading fat-burning supplement with a natural patent formula that can increase both speed and efficiency of metabolism. Combining it with Tea, water, or coffee can help burn calories quickly.

  29. Hello There. I found your blog using msn. This is a very well written article. I’ll make sure to bookmark it and return to read more of your useful information. Thanks for the post. I will certainly return.

  30. I am extremely impressed with your writing skills and also with the layout on your blog. Is this a paid theme or did you customize it yourself? Either way keep up the nice quality writing, it’s rare to see a nice blog like this one these days.

  31. I truly enjoy looking through on this internet site, it holds fantastic blog posts. “Those who complain most are most to be complained of.” by Matthew Henry.

  32. Its like you read my mind! You seem to know so much about this, like you wrote the book in it or something. I think that you could do with some pics to drive the message home a bit, but other than that, this is great blog. A great read. I’ll definitely be back.

  33. It?¦s actually a nice and helpful piece of information. I?¦m satisfied that you shared this helpful info with us. Please stay us informed like this. Thanks for sharing.

  34. Hey very nice site!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I will bookmark your site and take the feeds also…I’m happy to find a lot of useful information here in the post, we need work out more strategies in this regard, thanks for sharing. . . . . .

  35. I was more than happy to search out this internet-site.I wished to thanks to your time for this wonderful read!! I definitely enjoying every little little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you weblog post.

  36. Attractive component to content. I just stumbled upon your site and in accession capital to say that I get in fact enjoyed account your weblog posts. Any way I will be subscribing for your feeds or even I achievement you access constantly quickly.