MUSLIM MENJAWAB – Masih berbicara perihal mazhab Syiah, sebelumnya telah banyak kita paparkan berbagai riwayat dalam literaratur Islam terutama Ahlussunnah perihal penunjukkan Imam Syiah. Sebagaimana dalam keyakinan Syiah, Imam atau Khalifah setelah Nabi Saw harus diangkat berdasarkan nash.
Pada kesempatan kali ini, kami masih akan hadirkan riwayat lainnya yang menunjukkan bahwa Nabi Saw lewat lisan sucinya telah menyampaikan bahwa Ali RA adalah washi dan pewarisnya.
Dalam kitab Tarikh Madinah Dimasq karya Ibnu ‘Asakir di pembahasan Ali bin Abi Thalib, termaktub hadis bahwa Rasulullah Saw berkata: Sesungguhnya setiap nabi memiliki Washi dan Pewaris, dan sesungguhnya Ali adalah Washiku dan Pewarisku.
Salah satu contoh dari perkataan Nabi Saw perihal Pewaris nabi, ada dalam surat An-Naml ayat 16, Allah Swt Berfirman: Dan Sulaiman telah mewarisi Daud…
Seperti yang kita ketahui bahwa Nabi Sulaiman as adalah pewaris Nabi Daud as dan melanjutkan kepemimpinan kenabian nabi Daud as. Begitu pun Imam Ali RA sebagai pewaris Nabi Saw yang akan melanjutkan kepemimpinan Nabi Muhammad Saw sebagaimana dalam keyakinan Mazhab Syiah. Hanya saja Imam Ali tidak menempati maqom kenabian karena tidak ada Nabi setelah Nabi Muhammad Saw seperti yang telah dijelaskan dalam seri sebelumnya bahwa Imam Ali berkedudukan seperti Harun di samping Musa.









