Syekh Ali Jum’ah dan Tahrif Al-Quran

MUSLIMMENJAWAB – Salah satu tuduhan sebagian umat Muslim terhadap mazhab Syiah adalah perihal tahrif al-Quran. Bahkan, mereka juga mengklaim kalau-kalau al-Quran orang-orang Syiah berbeda dengan yang mereka yakini.

Serangkaian tulisan sebelumnya telah mengulas secara panjang-lebar mengenai tahrif al-Quran sekaligus menjawab tuduhan mereka. Nah, untuk melengkapi koleksi data kita terkait dengan tahrif al-Quran, penulis akan menghadirkan pandangan ulama Sunni kesohor, Syekh Ali Jum’ah.

Read More

Menurut berbagai sumber yang penulis himpun, Syekh Ali Jum’ah adalah Mufti Besar Mesir yang menjabat sejak 2003 hingga 2013. Ulama yang telah menelurkan banyak karya itu, kini ia masih tergabung di dalam Majma’ al-buhutsil Islamiyah.

Terkait pandangannya terhadap tahrif al-Quran, ia berpendapat bahwa Syiah adalah mazhab yang menjaga al-Quran. Lebih dari itu, di matanya, Sunni dan Syiah sama-sama meyakini keterjaagn al-Quran dan tak ada tahrif di dalamnya.

Setidaknya, statement itu ia tulis di dalam salah satu karyanya yang berjudul Simatul Asr yang berbunyi sebagai berikut.

وأن الشیعة والسنة على السواء، یقولون بحفظ کتاب الله الذی بین أیدینا …..

“Dan sesungguhnya Syiah dan Sunni itu sama. Mereka meyakini keterjagaan Al-Quran yang ada di antara kita.”[1]

Semoga, pernyataan Syekh Ali Jum’ah di atas semakin melunakkan hati kita untuk tetap legowo menerima perbedaan, dan selalu mendahulukan budaya ‘diskusi’, bukan malah mudah menuduh yang tidak-tidak terhadap mazhab lain.


[1] Simatul Asr, Syekh Ali Jum’ah, cetakan pertama. Cetakan: Darul Faruq, 2006.

Related posts

Leave a Reply