Ramallah: Permukiman di Tepi Barat Tidak Berhenti Walau Sejenak

  • Whatsapp
permukiman tepi barat

MUSLIMMENJAWAB.COM – Kementerian Luar Negeri Palestina pada hari Jumat (2/10) mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perjanjian rezim Zionis untuk membangun permukiman Zionis.

Otoritas Palestina itu menekankan bahwa peningkatan pembangunan pemukiman di Tepi Barat sejalan dengan implementasi sepihak dari kesepakatan jahat abad ini.

Situs berita Arab-48 selain mengutip pernyataan tersebut juga menyebut bahwa langkah Zionis sebenarnya adalah implementasi keputusan Israel terkait aneksasi (Tepi Barat).

Rezim Zionis baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk menduduki lebih dari 30% Tepi Barat, tetapi meskipun mendapat protes dari rakyat dan kelompok Palestina, rencana tersebut belum dilaksanakan.

Otoritas Palestina mencatat bahwa perluasan permukiman di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, belum berhenti.

Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa masalah ini telah mengungkap propaganda yang menyesatkan dari pemerintah AS dan rezim Zionis dan permainan kata-kata dan konsep mereka; Di satu sisi, Tel Aviv dan Washington menggunakan masalah ini untuk memancing beberapa negara ke dalam “jebakan normalisasi hubungan.”

Dewan Tertinggi Perencanaan dan Pembangunan Permukiman Zionis akan segera mengadakan rapat untuk menyetujui pembangunan 5.400 unit rumah.

Pembangunan perkotaan masih berlanjut di saat UEA dan Bahrain baru-baru ini menormalisasi hubungan mereka dengan rezim Zionis. Kedua negara itu menyatakan bahwa dengan langkah tersebut, mereka telah menghalangi Zionis untuk menduduki Tepi Barat.

Baca juga: Warga Bahrain Mulai Aksi Demonstrasi Kecam Normalisasi dengan Tel Aviv

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar