Pemimpin Baru Kuwait akan Tetap Mendukung Perjuangan Palestina

  • Whatsapp

muslimmenjawab.com Dalam laporan Fars News Agency, Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, menghubungi pemimpin baru Kuwait, Nawaf al-Ahmad al-Jaber al-Sabah lewat sambungan telepon. Beliau menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah.

Menurut laporan Quds Press, Haniyeh juga mengingatkan posisi Kuwait dan almarhum Sheikh Sabah dalam mendukung perjuangan Palestina dan rakyatnya.

Pemimpin baru Kuwait ini juga mengatakan bahwa Kuwait akan tetap setia pada isu-isu penting umat khususnya masalah Palestina.

Dia menekankan: “Kami setia pada warisan almarhum dan kelanjutan jalannya untuk mendukung perjuangan Palestina.”

Sheikh Sabah Al-Ahmad meninggal pada usia 91 pada hari Selasa pekan ini, dan saudara laki-lakinya yang berusia 83 tahun, Nawaf Al-Ahmad, diangkat menjadi pemimpin baru.

Sehubungan dengan hal tersebut, Wall Street Journal memprediksikan dalam laporannya bahwa Kuwait akan mengalami tekanan setelah kematian pemimpinnya Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah sampai negara tersebut menormalisasi hubungannya dengan rezim Zionis.

Baca juga : Yaman Ubah Nama Rumah Sakit “Zayed bin Sultan” di Sanaa Menjadi “Palestina”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar